Post info


Comments 0


Author: Don Luud




Pembicaraan
antara orang yang baru saja berkenalan akan tetap menarik, apabila
dilakukan dua arah. Jadi, tidak hanya membicarakan diri sendiri atau
mendominasi. Berikut ini tips bagaimana menjaga agar percakapan tetap
menarik,


  • Kontrol bahasa tubuh dan bahasa wajah Anda. Selama berbicara,
    tetaplah menjaga kontak wajah, tapi jangan terkesan "menguasai".
    Gerakan ekspresif boleh saja, tapi jangan eksesif (berlebihan).
  • Tidak menggosip. Begitu Anda memulai, siapa tahu dia kenal baik
    dengan si objek gosip. Anda juga akan terlihat kecil, tapi berbobot.
  • Kembangkan topik pembicaraan. Dari berbagai isu yang ada di koran
    maupun majalah, Anda akan mendapat bahan pembicaraan yang variatif.
    Topik yang Anda ketahui persis bisa dibicarakan lebih mendalam. Ingat,
    ini bukan diskusi. Hindari perbantahan atau adu argumen.
  • Miliki rasa humor. Setiap orang senang lelucon atau anekdot. Tapi
    hati-hati, walaupun humor tentang seksual dan etnis mungkin bisa
    meledakkan tawa dan senyum geli, lelucon yang Anda lemparkan
    mencerminkan citra keseluruhan diri Anda. Jangan rendahkan martabat
    Anda dengan lelucon murahan.
  • Tidak menginterupsi. Dari survei tentang hal apa yang melukai
    percakapan, maka 90% responden mengaku tak suka diinterupsi. Jika ingin
    menjadi teman bicara yang menyenangkan, beri kesempatan ia
    menyelesaikan apa yang ingin disampaikannya. Tahanlah keinginan Anda
    menyela.
  • Tunjukkan antusiasme. Jangan ragu-ragu mengekspresikan antusiasme,
    karena hal itu akan menunjukkan betapa Anda tertarik terhadap topik
    yang dia bicarakan. Gunakan perasaan saat bicara dan mendengarkan.
  • Luweskan sudut pandang. Bukalah diri terhadap pandangan orang
    lain. Anda boleh mengungkapkan pandangan Anda, tapi tanpa kesan
    bermusuhan, menyerang, ataupun membela diri.
Sumber :
http://intisari-online.com/

0 komentar:


Post a Comment